Ibadah Haji yang Hukumnya Makruh

Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang kelima. Ibadah ini wajib dilakukan oleh orang yang sudah mampu. Mampu dalam hal ini yaitu mampu secara fisik, mental dan tak ketinggalan juga mampu secara finansial.

Karena ibadah haji termasuk salah satu dalam rukun Islam, maka bagi yang mengingkarinya sama saja dengan mengingkari agama islam. Hal ini seperti yang tertuang dalan QS Ali Imran ayat 97.

Melakukan ibadah haji adalah hukumnya fardhu ‘ain bagi umat muslim, dan minimal dilaksanakan sekali dalam seumur hidup. Kewajiban wajib haji dihitung saat kita sudah dianggap memenuhi syarat wajib haji yaitu, baligh , berakal, merdeka serta mampu.

Walaupun seperti itu, melakukan ibadah haji terbagi kedalam 4 hukum. Salah satunya yaitu makruh. Makruh merupakan aktivitas dilarang tetapi tidak terdapat konsekuensi bila melakukannya atau bisa dikatakan makruh merupakan perbuatan yang sebaiknya tidak dilakukan.

Perbuatan makruh apabila dikerjakan tidak mendapatkan dosa, namun apabila meninggalkannya akan mendapatkan pahala.

Ibadah haji yang hukumnya makruh yaitu ibadah haji yang dilakukan secara berulang-ulang dan menghabiskan banyak biaya, semntara banyak orang disekitar tempat tinggalnya kelaparan.

Bukan hanya itu saja, ibadah haji juga hukumnya makruh jika dilakukan wanita yang melaksanakan pergi haji tetapi tanpa izin dengan suamimya.

Disamping itu, haji menjadi makruh apabila dilaksanakan oleh orang-orang yang kurang mampu. Contohnya orang yang sedang di perjalanan yang dikhawatirkan sakit ataupun ada orang miskin yang tidak punya biaya tetapi tetap bersikeras untuk pergi haji.

Ketiga hal tersebut dikatakan makruh karena mereka berangkat haji hanya mementingkan dirinya sendiri padahal hukumnya sunnah. Sementara itu dengan memberi makan orang yang kelaparan yang berada disekitar kita hukumnya wajib.

Dan bagi wanita yang pergi haji tanpa izin terlebih dahulu dengan suaminya termasuk kedalam hal yang makruh. Karena ia termasuk orang yang tidak taat kepada suminya.

A. Berulang-ulang dan buang harta

Pada dasarnya kita boleh saja untuk melakukan haji lebih dari satu kali bahkan hukumnya sunah. Akan tetapi perlu diketahui bahwa kesunahan tersebut akan menjadi makruh apabila dalam kasus tertentu secara subjektif.

Misalnya bila seseorang yang bertempat tinggal di daerah yang kumuh dan terbelakang, serta miskin dan sangat membutuhkan bantuan secara finansial. Akan tetapi orang gtersebut tidak mau membantu dnegan cara memberikan sebagian hartanya untuk mereka.

Alasannya karena orang tersebut ingin berangkat haji setiap tahun, maka dalam hal ini hukum melaksanakan hajinya menjadi makruh atau kurang disukai. Hal itu terjadi karena orang tersebut hanya mementingkan ibadahnya sendiri, padahal hukumnya sunnah.

Sementara orang yang berada disekitar rumahnya kelaparan, harusnya orang tersebut lebih mementingkan kondisi disekitar rumahnya dengan memberi makan karena hukumnya wajib.

Jadi intinya adalah apabila seseorang terdapat kewajiban yang terhalang untuk dikerjakannya hanya karena mengejar amalan yang hukumnya sunnah, maka ibadah sunnah yang dilakukannya berubah menjadi makruh bahkan haram.

Dalam Islam, amal ibadah mengenal istilah muwazanah ( prioritas ), tidak dibenarkan seseorang lebih mengamalkan yang sunnah jika hal itu menjadi penyebab terbengkelainya kewajiban.

Dalam perspektif fikih, tindakan tersebut termasuk kedalam perbuatan haram. Karena ketika memilih ibadah yang sunnah menjadi wasilah bagi terlaksananya perbuatan yang haram, meninggalkan yang wajib.

B. Wanita tanpa Izin suami

Kondisi seperti itu hukumnya menjadi makruh. Wanita yang berangkat haji tanpa mendapatkan izin dari suaminya atau anak kecil dari orang tuanya hukumnya makruh.

Jadi kitapun jangan merasa aman jika melakukan sesuatu yang makruh. Sudah seharusnya kita meninggalkan hal-hal yang makruh dan dibenci oleh Allah, jika ada hal-hal yang meragukan maka lebih baik tinggalkan.

Hal ini dijelaskan pula dalam hadist yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim yang berbunyi : Dari Abu Abdillah Nu’manbin Basyir ra dia berkata : Saya mendengar Rasululloh bersabda :

“ sebenarnya yang halal itu sudah jelas dan yang haram itu juga sudah jelas. Antara keduanya ada perkara yang samar-samar (syubhat ) yang tidak diketahui oleh kebanyak orang. Maka siapa saja yang takut akan syubhat artinya dia telah menyelamatkan kehormatan dan agama. Dan siapa saja yang terjerumus pada perkara syubhat maka bisa terjerumus dalam perkara yang diharamkan.”.

Ulama Hanafiyyah membagi makruh kedalam dua macam yaitu makruh tanzih dan makruh tahrim. Makruh tanzih merupakan seusatu yang dituntut syar’I untuk ditinggalkan, tetaoi dengan tuntutan yang tidak pasti, dengan kata lain makruh ini lebih dekat kepada yang halal.

Sedangkan makruh tahrim yaitu tuntutan syar’I untuk meninggalkansuatu perbuatan dan tuntutan tersebut dnegan cara yang pasti, namun didasarkan kepada yang zhanni, atau bisa dikatakan maruh kepada yang dekat dengan yang haram.

Oleh karena itu bagi yang berkeinginan untuk mengamalkan yang sunnah dengan pergi haji lebih dari satu kali maka hendaknya berpikir ulang. Jangan sampai kita sudah mengeluarkan biaya, waktu dan tenaga termasuk dalam kategori mengamalkan yang sunnah daripada yang wajib.

Perhatikan kondisi di sekeliling kita. Masihkah ada yang kekurangan dan kelaparan? Jika ternyata ada, maka mengurungkan niat untuk berangkat haji yang kedua, ketiga dan keempat adalah pilihan yang bijak.

Jika kamu berniat untuk berangkat haji tahun ini atau tahun depan segeralah daftarkan diri di agen travel haji plus terpercaya dan sudah memberangkatkan banyak jamaah ke makkah.

Mengenal Lebih Dekat Dari Profesionalnya Pabrikjammasjid.com

Sudahkah Anda mengenal pabrikjammasjid.com? Seperti apa profesionalnya dalam menangani kebutuhan klien?

Ketika ingin melakukan pembelian jam, Anda harusnya memahami siapa produsennya. Pasalnya, reputasi produsen sangat menentukan pada kualitas produknya.

Semakin baik reputasinya di mata pelanggan, tingkat kepercayaan atas produknya semakin tinggi. Setidaknya, produknya tidak mudah rusak dan memiliki ketahanan luar biasa.

Sekilas Mengenai Pabrikjammasjid.com

Pabrik jam masjid hadir dengan menawarkan produk berkualitas. Produk ini sudah lolos quality control sehingga kualitasnya tidak membuat Anda kecewa.

Produsen ini telah melayani konsumen beberapa tahun silam. Tepatnya mulai pada tahun 2015. Dan sudah ribuan konsumen mempercayakan jam digital pada produsen tersebut.

Pelanggan yang pernah memesan produk ternyata memberikan tanggapan positif. Hampir sebagian pelanggan puas dengan produknya. Ini dibuktikan dengan feedback yang tertera pada halaman websitenya.

Dalam menjalankan bisnisnya, produsen sangat mengutamakan pada kualitas produk. Produk dirilis dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Artinya, ada banyak fitur yang diperbarui sehingga produknya terus terjaga.

Pelayanannya juga prima. Setiap customer dilayani dengan baik. Respons dari tenaga CS sangat cepat. Bahkan memberikan kejelasan informasi sehingga konsumen dapat memperoleh jam ini sesuai harapan.

Kelebihan dari Produsen Jam Masjid

Bagi orang yang sudah mengenal pabrikjammasjid.com ini, orang akan mengetahui bahwa reputasinya memang sangat baik. Pabrik ini termasuk yang paling diburu. Hal ini disebabkan oleh kelebihan yang ditawarkannya. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Produknya Dibuat Dari Bahan Terbaik

Produk yang ditelurkan cukup banyak. Anda bisa memilih jenisnya sesuai dengan kebutuhan. Yang pasti, Anda bisa menyesuaikan dengan anggaran yang dimiliki saat ini.

Tidak masalah jika Anda memiliki dana terbatas. Meskipun nominalnya kecil, bukan berarti Anda menemukan produk asal-asalan.

Betapa tidak, produk yang dihasilkan ini dibuat dari bahan pilihan. Mulai dari kaca, frame dan lain sebagainya. Begitu pula dengan mesin dan LED yang membuat produk bisa berjalan dengan normal.

Kualitas bahan yang terjaga memungkinkan produknya lebih awet. Anda tidak perlu khawatir jika produknya akan cepat rusak. Karena kualitasnya sangat diperhatikan oleh pihak pembuat.

  1. Pembuatannya Ditangani oleh Teknisi Terampil

Pabrik ini mempercayakan pembuatan jam pada teknisi yang terampil. Teknisi menguasai tentang perakitan. Begitu pula dalam hal pembuatan model frame jam.

Keterampilan seperti ini menjadikan teknisi tampak tidak kesulitan untuk mewujudkan pesanan pelanggan. Terutama pelanggan yang ingin kustomisasi produk. Misalnya meletakkan nama masjid, mengatur jarak kerapatan dan lain sebagainya.

Ini sekaligus membuat Anda lebih leluasa ketika melakukan pemesanan. Anda tidak harus membeli jam digital secara sembarangan. Karena Anda diperkenankan untuk memasukkan ide ke dalamnya sehingga tampilan jam sesuai keinginan.

Menariknya lagi, profesionalnya teknisi memungkinkan pengerjaannya tepat waktu. Ketika pelanggan melakukan pemesanan, nantinya akan diberitahukan mengenai kapan waktu penyelesaian dan pengiriman. Dan teknisi menjamin bahwa pengerjaannya sesuai kesepakatan.

  1. Produk Bergaransi Panjang

Membeli jam di pabrik tersebut tidaklah mengecewakan. Produk yang dijual dalam kondisi baik. Bahkan, produknya terbilang memiliki daya tahan luar biasa.

Produsen juga memberikan jaminan atas kerusakan. Konsumen yang mendapati barangnya dalam kondisi cacat, konsumen bisa mengklaim pengembalian barang.

Produsen akan memberikan respon cepat. Produk yang baru siap dikirim sesuai permintaan. Dengan catatan, kerusakan ini bukan berasal dari konsumen seperti jatuh ketika diletakkan pada dinding.

Produk yang Tersedia di Pabrikjammasjid.com

Pabrik ini terus memberikan inovasi agar bisa mewujudkan keinginan konsumen. Ini terlihat dengan banyak produk yang dihasilkan.

Salah satunya adalah jam untuk adzan dan iqomah. Produknya lebih sederhana. Hanya menunjukkan penanda waktu adzan dan iqomah. Dan cara penyettingannya melalui tombol maupun remote.

Produk selanjutnya adalah PJD Small. Produk ini diperuntukkan untuk masjid. Ukurannya lebih besar dengan dimensi sekitar 60×30 cm.

Jam ini sudah dilengkapi dengan fitur kalender dan waktu sholat. Selain itu, alat pengaturannya lebih lengkap. Anda bisa mengaturnya secara manual, menggunakan remote, ataupun memanfaatkan aplikasi android.

Masih banyak sekali jenis jam digital yang tersedia di pabrik tersebut. Anda hanya perlu menentukan jenis mana yang dikehendaki. Dan produsen terbuka untuk mendengarkan pesanan kustomisasi terkait jam tersebut.

Mengenai biayanya, Anda bisa memeriksanya langsung ke website tersebut. Ketika memasukinya, silahkan jelajahi berbagai jenis produknya. Pilih sesuai dengan kebutuhan masjid. Kemudian hubungi untuk melanjutkan pesanan.

Akhirnya, jika Anda sudah mengenal pabrikjammasjid.com, Anda mungkin sudah merasa nyaman. Karena pelayanannya maksimal, produk yang ditawarkan juga sangat bagus.

Jenis-Jenis Koperasi Dan Hukum Koperasi Dalam Islam

Anda tentu pernah mendengar kata koperasi. Kata koperasi sendiri diambil dari istilah bahasa Inggris yaitu co-operation yang berarti kerja sama. Maka dari itu sistem pengelolaan koperasi berdasarkan pada asas kekeluargaan serta kehidupan demokrasi. Bapak koperasi Indonesia yaitu Drs. Mohamad Hatta mengartikan koperasi sebagai usaha bersama guna memperbaiki atau meningkatkan taraf ekonomi atau taraf kehidupan berlandaskan asas tolong menolong.

Koperasi berbeda dengan badan usaha pada umumnya, usaha ini dimiliki serta dikelola oleh para anggotanya sendiri. Tujuan didirikanya tidak lain dan tidak bukan untuk mensejahterakan para anggotanya. Oleh karena itu semua keuntungan dari koperasi dikelola untuk memajukan koperasi itu sendiri. Selain itu keuntungan tersebut juga dibagikan kepada anggotanya yang aktif.

Koperasi dapat didirikan siapa saja, baik itu badan hukum atau pun perorangan. Modal yang didapat dari usaha koperasi berasal dari seluruh anggotanya, sehingga tujuan usaha ini harus menyesuaikan dengan aspirasi serta kebutuhan bersama. Adapun tujuan lain dari pembentukan koperasi adalah untuk memperbaiki taraf ekonomi atau taraf hidup setiap anggotanya serta warga sekitar dan membantu pemerintah untuk meujudkan kehidupan masyarakat yang lebih adil dan makmur serta meningkatkan tatanan perekonomian Indonesia.

Badan usaha ini tidak sembarang didirikan pasti ada fungsi dan peranyanya. Adapun fungsi dan peran dari pendirian koperasi adalah untuk membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi para anggotanya khususnya pada masyarakat dan umunya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi serta sosialnya. Selain itu koperasi juga memiliki fungsi dan peran untuk memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar ketahanan dan kekuatan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai sokogurunya. Koperasi sebagai usaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan tas asas-asas kekeluargaan dan domokrasi ekonomi.

Jenis-Jenis Koperasi yang Harus Anda Ketahui

Dalam melaksanakan peranya koperasi kerap kali memberikan bantuan, seperti kredit dan pinjaman dana kepada anggotaya dalam hal finansial. Koperasi dikelompokan menjadi 3 macam berdasarkan jenis usaha yang dilakukan.

  • Koperasi Produksi

Koperasi produksi merupakan sebuah koperasi yang memiliki tujuan untuk membantu setiap anggotanya atau melakukan usaha secara bersama-sama. Koperasi produksi terbagi lagi menjadi beberapa macam berdasarkan dengan produk dan jasa yang diproduksinya seperti koperasi produksi petani, koperasi produksi peternak sapi, pengrajin dan masih banyak lagi. Tujuan didirikanya koperasi produksi adalah mengurangi kesulitan anggotanya dalam menjalankan usaha yang mereka miliki sebagai bentuk bantuanya.

  • Koperasi Konsumsi

Jenis koperasi berikutnya adalah koperasi konsumsi atau koperasi yang menjual semua kebutuhan pokok untuk para anggotanya. Harga barang yang dijual di koperasi konsumsi biasanya lebih murah dari pada di pasaran.

  • Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi simpan pinjam atau yang dikenal juga dengan istilah koperasi kredit merupakan salah satu koperasi yang sangat membantu meningkatkan perekonomian rakyat terutama para pelaku usaha kecil. Sesuai dengan namanya koperasi simpan pinjam merupakan koperasi yang memberikan pinjaman uang dan juga berfungsi sebagai tempat untuk menabung atau meniyimpan uang. Dana yang dipinjamkan pada nasabah meruapakan uang yang diumpulkan bersama-sama dengan bank pada umumnya.

Koperasi memiliki peran yang cukup besar untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat Indonesia. Secara teori idak ada yang dirugikan dalam koperasi semua anggotanya akan mendapatkan bantuan namun bagaimana pandangan islam terhadap koperasi.

Hukum Koperasi dalam Islam

Koperasi merupakan suatu tempat untuk mewadahi usaha bersama. Jika di dalam praktek usaha tersebut memakai sistem syariah, artinya koperasi tersebut halal dan diajurkan untuk bermuamalah dengan koperasi tersebut. Hanya saja tidak mudah saat ini untuk menemukan koperasi yang menerapkan sistem syariah.

Padahal, koperasi berbasis syariah sudah mempunyai akar sejarahnya di Indonesia sejak lama. Tercata koperasi syariah lahir pertama kali pada tanggal 16 oktober 1905 dengan nama SDI atau Serikat Dagang Islam di Solo, Jawa Tengh yang beranggotakan para pedagang muslim. Meskipun serikat dagang ini akhirnya berubah menjadi Serikat Islam yang memiliki nuansa pergerakan politik.

Dilansir dari seruni, Koperasi di masa sekarang ini teruama pada koperasi simpan pinjam masih menggunakan sistem konvensional yang mengandung unsur riba. Contohnya kasusnya saat koperasi meminjamkan sejumlah uang dengan pengembalian yang dilebihkan atau ditambah bunga yang telah ditentukan untuk kredit kendaraan, rumah dan sebagainya.

Sebenarnya praktek riba semacam itu mempunyai solusi. Dengan sedikit merubah akad dan usaha yang cukup merepotkan pratek riba bisa dihindari. Misalnya saja contoh kredit yang telah disebutkan sebelumnya letak riba bukan pada keuntungan yang didapatkan koperasi namun pada praktek membungakan uangnya. Untuk merubah agar prakteknya tidak menjadi riba, koperasi dapat membeli motor secara cash, kemudian menjual dengan harga kredit kemudian mengambil untung dari kredit tersebut. Misalnya saja motor dibeli dengan harga cash sebesar 10 juta, lalu dijual dengan cara menyetorkan angsuran selama 12 bulan atau 1 tahun sebesar 15 juta.

Sama halnya dengan uang simpanan koperasi yang dipinjamkan kepada anggotanya, keuntungan yang didapat bukan datang dari presentase bunga yang telah ditentukan namun melalui bagi hasil. Misalnya saja melalui dana yang dipinjamkan koperasi berhak untuk mendapatkan hasil sedemikian persen mulai dari usaha sesuai dengan kesepaatan yang telah dibuat.

Mengenal Abdurrahman Al Ausy

 

Al-Qur’an merupakan kitab suci terakhir yang diturunkan sebagai pedoman hidup bagi umat Islam. Surat-surat di dalam Al Qur’an yang diturunkan dalam bahasa Arab membuat cara pembacaannya pun mengikuti aturan yang telah diberlakukan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membaca Al Qur’an selain memahami huruf-huruf arab juga harus mengerti tentang tajwid.

Pengertian Ilmu Tajwid dan Hukumnya

Tajwid merupakan aturan pembacaan Al Qur’an yang benar. Secara bahasa, tajwid merupakan mashdar dari jawwada-yujawwidu yang artinya membaguskan.

Secara istilah, tajwid dijelaskan oleh Imam Ibnul Jazari sebagai membaca dengan membaguskan pelafalannya agar terhindar dari keburukan pelafalan dan keburukan maknanya, serta membaca dengan maksimal baik dalam tingkat kebenaran dan kebagusannya.

Hakekat ilmu tajwid juga dijelaskan oleh Imam Ibnul Jazari sebagai penghias bacaan dengan memberikan hak-hak, urutan dan tingkatan yang benar kepada setiap huruf, mengembalikan setiap huruf pada tempat keluarnya dan pada asalnya.

Hakikat tajwid juga berarti membenarkan lafadznya dan memperindah pelafalannya pada setiap konteks, menyempurnakan bentuknya tanpa berlebihan dan tanpa meremehkan.

Membaca dengan tajwid hukumnya tidak wajib selama tidak terjadi lahn atau kesalahan bacaan di dalamnya. Apabila dalam bacaan tersebut terjadi lahn, maka wajib kesalahan atau lahn tersebut wajib diperbaiki. Tajwid hanya untuk memperbagus pelafalan dan untuk memperbagus bacaan Al Quran.

Membaca Al Qur’an dengan tajwid tidak wajib, tetapi yang wajib adalah membaca harakat dan mengucapkan huruf agar sesuai dan sebagaimana mestinya.Walaupun tidak wajib, namun ada istilah serta gelar yang diberikan kepada orang-orang yang mampu membaca Al Qur’an dengan aturan tajwid yang benar, yaitu qari’.

Apa itu Qari?

Dalam agama Islam, dikenal istilah qari’ yang berarti orang yang melantunkan bacaan Al Qur’an dengan mematuhi tajwid atau aturan-aturan yang benar. Umumnya, orang menganggap bahwa untuk menjadi qari’ seseorang harus menjadi penghafal Al Qur’an terlebih dahulu. Namun, anggapan ini sebenarnya salah.

Seseorang tidak harus menjadi penghafal Al Quran untuk menjadi qari’. Selama orang tersebut dapat menerapkan aturan ilmu tajwid yang benar dalam bacaannya, ia termasuk qari’. Namun, tentunya lebih mengesankan lagi apabila seorang qari’ juga seorang hafiz atau penghafal Al-Qur’an sebelum menjadi qari’, seperti Syeikh Abdurrahman Al Ausy.

Tentang Syeikh Abdurrahman Al Ausy

Mengenal Abdurrahman Al Ausy  tidaklah sulit. Syeikh Abdurrahman Al Ausy merupakan seorang Imam dan pakar Al-Qur’an yang berasal dari Timur Tengah, Saudi Arabia. Syeikh Abdurrahman Al Ausy dikenal dengan suara beliau yang merdu saat membacakan ayat-ayat dalam kitab suci Al-Qur’an. Syeikh Abdurrahman Al Ausy pernah mengunjungi Indonesia beberapa kali .

Beberapa tempat di Indonesia yang pernah dikunjungi oleh beliau adalah Masjid Agung Praya di Lombok Tengah dan Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an binaan Ustaz Yusuf mansyur di kawasan Ketapang, Tangerang.

Syeikh Abdurrahman Jamal Al-Ausi atau Shaikh Abdurrahman Bin Jamal Al-Awsi yang lebih dikenal dengan nama Syeikh Abdurrahman Al Ausy ini merupakan seorang qari’ Al-Qur’an. Beliau dikenal dengan suara yang sangat bening serta mengalir lancar dalam bacaan-bacaannya.

Syeikh Abdurrahman Al Ausy menjabat sebagai Imam masjid sekaligus khatib di Masjid Al-Ikhlas, Khobar, Saudi Arabia. Beliau belum terlalu lama dikenal di Indonesia karena belum terlalu lama sejak beredarnya bacaan-bacaan Al-Qur’an yang sangat merdu di media sosial.

Syeikh Abdurrahman Al Ausy adalah pembaca utama Al-Qur’an di televisi Masjidil Haram. Namun, beliau belum diangkat menjadi Imam di masjidil Haram.

Murottal dan Manfaatnya

Setelah mengenal Abdurrahman Al Ausy, tidak lengkap rasanya jika tidak mengetahui tentang murottal Al-Qur’an yang dilantunkan oleh beliau. Definisi murottal atau Al-Murottal adalah kumpulan rekaman bacaan ayat-ayat Al-Qur’an dalam pita suara.

Dalam rekaman bacaan ayat-ayat Al-Qur’an ini tajwid sangat diperhatikan, keluarnya huruf-huruf serta waqaf atau tanda berhenti juga terjaga sebagai upaya untuk menguatkan atau tahqiq kelestarian Al-Qur’an serta menyebarkan Al-Qur’an.

Murottal atau lantunan Al-Qur’an secara fisik mengandung unsur suara manusia yang berperan sebagai instrumen penyembuhan yang terjangkau namun menakjubkan. Suara ini dapat memberikan pengaruh yang besar pada kondisi mental seperti menurunkan hormon stres, meningkatkan rileks, mengaktifkan hormon endorfin alami, serta mengalihkan rasa takut, cemas dan tegang.

Selain baik untuk kondisi mental, murottal juga baik untuk kesehatan karena dapat memperbaiki sistem kimia tubuh, menurunkan tekanan darah, serta memperlambat pernafasan, denyut nadi dan gelombang otak.

Begitu banyak manfaat yang dapat diambil dari murottal, termasuk murottal Abdurrahman Al Ausy yang dikenal dengan suara merdunya saat melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Untuk mendapatkan murottal ini sangat mudah dengan adanya jaringan internet.

Dengan adanya jaringan internet yang menghubungkan seluruh dunia, mencari murottal kini menjadi sangat mudah. Cukup dengan melakukan pencarian menggunakan mesin pencari, Anda akan menemukan murottal Abdurrahman Al Ausy untuk di download.

 

Hasad, Penyakit Hati dalam Islam yang Lebih Berbahaya dari Corona

Para ulama sepakat menyebutkan bahwa penyakit yang menjangkiti manusia itu ada dua, yakni penyakit fisik dan penyakit hati. Penyakit hati dinilai lebih bahaya dari penyakit fisik, karena sifatnya yang tak kasat mata. Seseorang yang telah tertimpa penyakit hati sudah pasti akan mengalami kerugian di dunia maupun di akhirat.

Menurut hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim, hati (jantung) merupakan segumpal daging dalam tubuh manusia di mana jika segumpal daging tersebut baik, maka baik pula seluruh tubuh yang lain. Untuk itu para ulama juga mengatakan bahwa hati adalah rajanya anggota tubuh. Dengan kata lain apa yang terjadi pada fisik kita ini sumbernya berasal dari hati.

Hati adalah pororsnya kebahagiaan, jika sampai seseorang terkena penyakit hati tentu akan sangat berbahaya karena penyakit hati bisa menjauhkan seseorang dari Allah. Penderita penyakit ini tidak dapat menyadarinya. Kalau pun ia telah menyadarinya, akan sangat sulit untuk mengobatinnya, dibutuhkan kesabaran yang besar karena satu-satunya cara hanya dengan melawan hawa nafsunya.

Terdapat 3 jenis hati manusia yang dapat kita ketahui, yakni hati yang bersih, hati yang sakit dan hati yang mati.

  • Hati yang bersih, ialah hati yang selamat dari segala penyakit hati dan kerusakan. Gambaran hati yang bersih, hanyalah hati yang senantiasa mencintai dan takut kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Hatinya selalu diisi dengan dzikir dari mengingat Allah dan takut terhadap hal-hal yang menjauhkannya dari Allah. Hatinya terlampau khusyuk dan selalu sadar tujuan hidupnya di dunia.
  • Hati yang sakit, adalah hati yang masih memiliki semangat kehidupan, namun hatinya terdapat noda, sakit yang bersarang. Keadaan pemilik hati yang sakit tidak menentu, karena terkadang ia bisa sangat dekat dengan kebinasaan, bisa juga menjadi dekat dengan kebinasaan. Dibutuhkan pengorbanan besar untuk bisa sembuh dari hati yang sakit.
  • Hati yang mati, adalah gambaran hati yang tidak lagi memiliki kehidupan dan energi di dalamnya. Ia tak lagi mengenal Tuhan, tidak pula menyembah untuk beribadah kepada-Nya. Hidupnya diliputi hawa nafsu yang tidak bisa ia kendalikan. Hati yang mati menutup nasihat-nasihat yang diberikan dan lebih terbujuk oleh rayuan syetan.

Macam-Macam Penyakit Hati dalam Islam

 

Sakitnya hati bisa disebabkan oleh banyak hal sehingga menimbulkan bermacam-macam akibat, antara lain :

  • Kesyirikan, sebagaimana yang tertera dalam firman Allah di al-Qur’an surat Lukman ayat 13 yang berisi tentang larangan menyekutukan Allah, karena tindakan tersebut merupakan perbuatan dzalim dan tanda sakitnya hati.
  • Kemunafikan, adalah keadaan di mana ia tidak mampu jujur antara lisan dengan hatinya. Tanda-tanda orang yang terjangkit penyakit kemunafikan adalah malas-malasan beribadah, tidak amanah, tidak mampu menjalankan shalat Shubuh dan Isya dan lainnya.
  • Al-ghaflah (lalai), adalah keadaan hati yang enggan hadir dalam majelis ilmu untuk belajar agama, enggan untuk berdzikir kepada Allah, lalai dalam meniatkan segala sesuatunya hanya untuk Allah dan sebagainya.
  • Menuruti hawa nafsu, ialah kondisi di mana hati lebih mencintai dunia dan kerap disibukkan dengannya, kurangnya diri dari mengenal hak Allah dan akhirat, kurang melakukan amar ma’ruf nahi mungkar.
  • At-tarof (hidup untuk terus bersenang-senang), atau biasa disebut at-tana’um adalah kondisi seseorang yang melampaui batas dengan terus menerus mengingat dunia yang fana, seakan ia tidak pernah puas dan sibuk terhadap hal-hal sepele di dunia seperti berlebihan dalam menikmati hiburan di dunia, gawai, berhias maupun makan dan minum.

Mengenal Hasad Sebagai Penyakit Hati dalam Islam

Tidak dapat dipungkiri semua insan manusia pasti bisa terkena penyakit hati. Diantara banyaknya penyakit hati yang paling berbahaya bagi kehidupan dunia dan akhirat adalah, hasad atau iri atau dengki di mana seseorang yang terkena penyakit ini menginginkan kebahagiaan dan kenikmatan yang dimiliki orang lain musnah.

Hasad sendiri terbagi menjadi dua macam, yakni hasad tercela, yaitu seseorang yang kesal ketika seseorang mendapatkan nikmat dan ingin kenikmatan yang dinikmati orang lain tersebut hilang. Sementara yang kedua adalah ghibthoh, keadaan di mana seseorang ingin mendapatkan kenikmatan semisal orang lain tetapi tidak ingin nikmat pada orang lain tersebut hilang.

Pepatah Islam Arab mengatakan setiap jasad manusia tidak bisa lepas dari penyakit hasad (iri dengki). Namun orang yang berpenyakit akan menunjukkannya, sementara orang yang mulia akan menyembunyikannya. Hasan Al Bashri berpendapat selama hasad tidak ditampakkan maka oleh lisan dan tangan manusia, maka hal tersebut tidak akan mencelakakanmu.

Lalu bagaimana cara mengobatinya? Hanya ada dua caranya, yaitu dengan takwa, sabar dan membuat diri membenci sifat hasad yang bersemayam di tubuhnya. Sabar akan membuat seseorang menahan diri dari keluh kesah, tidak semena-mena terhadap lisan dan tangannya. Sementara takwa akan menuntun manusia terhadap pemahaman takdir dan ketetapan Allah.

Ketika hati seorang manusia terkena penyakit hati berupa hasad yang tercela, maka ia bisa membuka celah penyakit hati lainnya seperti kesyirikan, kemunafikan, al-ghaflah, at-tarof dan terus menerus menuruti hawa nafsunya. Sehingga tidak mengherankan jika penyakit hati yang terus menggerogoti dapat mematikan hati dan memadamkan jiwa pada jasad yang sehat sekalipun.