Cara Memasak Beras Shirataki yang Baik dan Benar

Beras shirataki merupakan salah satu jenis beras yang memiliki kalori yang lebih rendah jika dibandingkan dengan jenis beras lainnya. Hal tersebut dikarenakan beras yang satu ini terbuat dari serat yang mudah larut sehingga sangat mudah dicerna. Meski demikian, beras yang satu ini juga bisa membuat perut kenyang lebih lama sama seperti jenis beran lain. Untuk wanita Jepang, beras shirataki merupakan makanan yang wajib untuk dikonsumsi karena mereka ingin menjaga berat badan agar tetap langsing.

Di Indonesia sendiri beras shirataki ini belum lama di kenal dan menjadi jenis beras yang sangat populer di kalangan pelaku diet. Tak heran rasanya jika masih banyak orang yang belum mengetahui secara pasti bagaimana cara memasak nasi dari beras shirataki yang baik dan benar. Pasalnya jenis beras yang satu ini bentuknya berbeda dengan jenis beras pada umumnya. Sehingga membuat banyak orang merasa bingung ketika hendak memasak beras shirataki di rumah. Jika anda ingin mengetahui cara memasak beras shirataki, berikut ini adalah langkah-langkahnya:

  • Pertama-tama cuci beras shirataki hingga bersih
  • Kemudian siapkan wajan yang anti lengket
  • Rebuslah beras shirataki dengan menggunakan wajan yang telah disiapkan tersebut dan tambahkan air secukupnya.
  • Saat merebus, gunakan api besar kemudian tunggu hingga air mendidih
  • Setelah mendidih, kecilkan api menjadi sedang dan adu beras dalam wajan sesekali
  • Masaklah beras terus hingga airnya susut. Setelah air dalam wajan sudah mulai susut beras yang ada di wajan terus diaduk agar bagian dasar tidak kering
  • Kemudian ketika tekstur yang dimiliki oleh beras shirataki tersebut sudah sedikit menggumpal seperti nasi biasa, anda bisa mengangkatnya dan menaruhnya di dalam rice cooker
  • Jika sudah selesai, nasi sirataki sudah siap untuk disantap

Itulah cara mudah memasak beras shirataki yang bisa anda coba di rumah. Beras shirataki ini sangat cocok dikonsumsi untuk anda yang sedang menjalankan program diet. Semoga langkah-langkah tersebut bisa membantu anda dalam memasak beras shirataki.

Kandungan Madu yang Kaya akan Manfaat untuk Tubuh

Madu dikenal sebagai pemanis alami yang kaya manfaat. Madu yang dihasilkan oleh lebah ini mengandung berbagai nutrisi seperti glukosa, air, vitamin, mineral, dan lain-lain. Setiap kilo madu mengandung 3.280 kalori yang setara dengan 5 liter susu.

Kandungan madu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Berbagai produk kesehatan pun banyak yang menggunakan madu walaupun dalam jumlah yang sangat sedikit. Namun untuk madu asli mengandung lebih banyak nutrisi yang baik untuk tubuh seperti berikut.

  1. Gula alami

Madu mengandung gula alami yang terdiri dari 30% glukosa dan 40% fruktosa. Sisanya merupakan gula yang lebih kompleks dan serat dextrin. Nutrisi yang lebih kompleks pada madu ini membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak energi untuk memecah madu menjadi glukosa.

Kandungan 80% gula alami dalam madu membuat rasa manisnya lebih kuat dibandingkan dengan rasa manis gula pasir. Gula alami dalam madu dapat digunakan untuk penambah rasa makanan atau minuman. Kandungan gula alami tersebut juga bagus untuk kesehatan tubuh.

Madu murni memiliki banyak khasiat seperti membantu menurunkan kolesterol jahat atau LDL dalam tubuh, mengurangi peradangan, menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung, serta mengontrol trigliserida dalam darah. Mengonsumsi madu juga dapat membantu meningkatkan kolesterol baik.

  1. Karbohidrat

Madu terbentuk dari nektar yang mengandung air dan sukrosa. Enzim yang dihasilkan lebah menciptakan senyawa kimia tambahan pada nektar hingga terbentuk madu yang mengandung banyak gizi seperti karbohidrat.

Karbohidrat dalam madu termasuk dalam jenis karbohidrat sederhana. Jenis ini adalah karbohidrat yang paling cepat diserap oleh tubuh. Karbohidrat sederhana pada madu dapat diolah menjadi gula darah dengan lebih mudah dan cepat karena bentuknya yang sederhana.

Karbohidrat sederhana di dalamnya membuat madu sangat baik untuk dikonsumsi sebagai penambah energi. Madu bisa ditambahkan dalam makanan seperti oatmeal hingga smoothie. Disarankan juga untuk mengonsumsi madu setelah beraktivitas berat atau berolahraga untuk mengembalikan stamina.

  1. Vitamin

Madu mengandung 80% gula, 20% air, dan sisanya adalah vitamin, mineral, dan nutrisi kompleks lainnya. Salah satu vitamin yang bisa diperoleh dari madu adalah vitamin C. Kandungan vitamin C ini sangat bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh, terutama bagi ibu-ibu hamil.

Selain vitamin C, madu juga mengandung vitamin B5, asam amino, thiamin, riboflavin, asam pantotenat, dan niasin. Anda bisa memperoleh beragam manfaat madu dengan membeli di tempat jual madu asli Semarang. Vitamin dalam madu juga bisa membantu meningkatkan kesehatan pencernaan.

  1. Mineral

Madu asli banyak mengandung mineral yang baik untuk kesehatan. Beberapa jenis mineral dalam madu antara lain adalah kalsium, magnesium, kalium, natrium, besi, fosfor, seng, dan mangan. Kandungan zat besi dalam madu bermanfaat untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan eritrosit darah.

Madu asli mengandung senyawa Asetil Kolin yang bagus untuk memperlancar pencernaan. Senyawa yang satu ini juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memperlancar aliran darah dalam tubuh.

  1. Glycemic Index yang sehat

Glycemic Index atau GI merupakan istilah dalam dunia medis untuk menentukan skala pada makanan berdasarkan kecepatan penyerapan makanan dalam menaikan kadar gula darah. Makanan dengan GI tinggi dapat menyebabkan gula darah meningkat dan produksi insulin menjadi tinggi.

GI merupakan salah satu yang paling diperhatikan bagi penderita diabetes. Nah, toko yang jual madu asli Semarang menyediakan madu dengan glycemic index yang sehat. Pasien diabetes diperbolehkan mengonsumsi madu ini, tetapi dengan batas tertentu dengan memperhatikan makanan lain yang dikonsumsi.

  1. Zat antibakteri

Kandungan zat antibakteri di dalam madu terdiri dari hidrogen peroksida. Senyawa ini memiliki manfaat yang banyak untuk kesehatan kulit seperti membersihkan kulit dan menyembuhkan bekas jerawat. Flavonoid dalam madu juga berperan sebagai zat antibakteri untuk menjaga kesehatan kulit.

Zat antibakteri dalam madu memiliki sifat higroskopis yang berarti dapat menarik air. Hal tersebut membuat madu bisa dimanfaatkan untuk penyembuhan luka basah agar lebih cepat sembuh dan kering. Madu dapat digunakan untuk obat oles pada luka luar yang diakibatkan oleh infeksi.

  1. Antioksidan

Madu mengandung senyawa fenol yang bagus untuk antioksidan alami bagi tubuh. Warna madu yang gelap menandakan kandungan fenol di dalamnya yang lebih tinggi. Kandungan antioksidan di dalam madu ini sangat bagus untuk meningkatkan kesehatan kulit.

Madu juga kaya akan flavonoid yang merupakan sumber antioksidan alami. Senyawa ini bebas dari kolesterol dan lemak sehingga bagus untuk kulit. Antioksidan dalam madu juga baik untuk menangkal efek radikal bebas, menjaga kulit tetap sehat, dan mencegah tanda-tanda penuaan dini.

Itulah beberapa kandungan madu yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan. Kandungan air di dalam madu yang mencapai 20% juga bisa dimanfaatkan untuk melembapkan kulit. Namun semakin sedikit kandungan air di dalam madu, maka semakin bagus kandungan gizi pada madu yang bisa diperoleh.